Unsur Sastra pada novel SPY in LOVE Karya Dwitasari

1. TEMA

Tema merupakan gagasan sentral yang mendasari sebuah karya sastra yang dapat disampaikan secara eksplisit dan implisit dengan menghasilkan peristiwa-peristiwa, konflik, dan situasi tertentu.

a. Tema Mayor

Tema mayor merupakan makna cerita dalam karya fiksi yang menjadi dasar atau gagasan umum karya itu, mungkin  bisa lebih dari satu interpretasi. Tema mayor yang terdapat dalam novel SPY in LOVE karya Dwitasari adalah percintaan seorang remaja. Pengarang menjelaskan bahwa Jasmine sudah menemukan cinta yang baru dan dia sangat mencintai orang itu. Jasmine sangat cemburu ketika Putra didekati oleh wanita selain diriya. 

b. Tema Minor 

Tema minor adalah tema tambahan yang terdapat dalam novel sebagai pelengkap dari tema mayor. Dalam novel SPY in LOVE Karya Dwitasari ada beberapa tema minor atau masalah-masalah sebagai pelengkap atau tambahan dalam tema mayor antara lain sebagai berikut.

1)      Masalah penyelidikan seorang wanita

2)      Masalah percintaan pemuda dan wanita beda negara

3)      Masalah hubungan percintaan yang tidak direstui

4)      Masalah pembajakan pesawat

2. TOKOH DAN PENOKOHAN

Tokoh dan penokohan merupakan pelaku pendukung jalannya suatu cerita dengan memiliki watak yang digambarkan oleh pengarang.

a.       Tokoh Utama

Tokoh utama adalah tokoh yang diutamakan penceritaannya dalam novel yang bersangkutan. Tokoh utama merupakan tokoh yang paling banyak diceritakan, baik sebagai pelaku kejadian maupun tidak. Tokoh utama dalam novel SPY in LOVE karya Dwitasari yaitu sebagai berikut.

1)   Jasmine

Pemaaf (digambarkan secara langsung), cemburuan, dan ceria.

2)   Putra

Peduli (digambarkan secara langsung), Jentelmen (digambarkan secara langsung), dan pemberani.

b.      Tokoh Tambahan

Tokoh tambahan adalah tokoh yang mendampingi pelaku utama penceritaannya dalam novel yang bersangkutan. Tokoh tambahan merupakan tokoh yang tidak banyak diceritakan, baik sebagai pelaku kejadian maupun tidak. Tokoh tambahan dalam novel SPY in LOVE yaitu sebagai berikut.

1)   Satri

Tegas dan pemberani (digambarkan secara langsung)

2)   Fazhira

Suka menuduh dan pemarah (digambarkan secara langsung)        

3)   Megan

Kejam (digambarkan secara langsung)

4)   Priya

Kejam (digambarkan secara langsung)

5)   Jimmy

Baik dan suka meledek (digambarkan secara tidak langsung)

6)   Big mama

Peduli (digambarkan secara tidak langsung)

7)   Krisna

Pintar dan baik hati (digambarkan secara langsung)

8)   Darma

Pengecut (digambarkan secara langsung)

9)   Rasita 

Penakut (digambarkan secara langsung)

3. LATAR
Latar merupakan suatu peristiwa di dalam cerita rekaan yang terjadi pada suatu waktu tertentu. Latar dalam novel SPY in LOVE karya Dwitasari dibagi menjadi tiga yaitu latar tempat, waktu dan suasana.
a.       Latar Tempat
Latar tempat merupakan lokasi trjadinya peristiwa yang diceritakan dalam novel    SPY in LOVE karya Dwitasari. Latar tempat dalam novel SPY in LOVE karya Dwitasari yaitu sebagai berikut.
1)      Indonesia
2)      Malaysia
3)      Penang
4)      Bali
5)      Pantai Penang
6)      Hotel Penang
7)      Ghost Hill 
b.      Latar Waktu
Latar waktu berhubungan dengan masalah “kapan” terjadinya peristiwa-peristiwa yang diceritakan dalam sebuah fiksi. Latar waktu yang terdapat dalam novel SPY in LOVE yaitu.
1)      Pagi hari
2)      Siang hari
3)      Malam hari
4)      Seminggu
c.       Latar Suasana
Latar suasana adalah suasana yang terjadi pada cerita. Latar suasana yang terdapat dalam novel SPY in LOVE yaitu.
1)      Terharu
2)      Kecewa
3)      Bahagia
4)      Senang
5)      Kesal
6)    Ramai

4. ALUR
Alur merupakan cerita yang berisi urutan kejadian. Namun, setiap kejadian hanya dihubungkan sebab akibat, peristiwa yang satu disebabkan atau menyebabkan terjadinya peristiwa yang lain. Alur yang terdapat dalam novel SPY in LOVE karya Dwitasari merupakan alur maju. Karena yang diceritakan dalam novel  tersebut secara runtut  dari awal sampai akhir. 

5. SUDUT PANDANG
Dalam novel SPY in LOVE posisi pengarang sebagai orang ketiga serba tahu. Penulis mengetahui segala yang dirasakan tokoh utama. Penulis sebagai orang ketiga serba tahu. Situasi dan kondisi didalam cerita nampak lebih hidup saat penulis sangat berperan dan memahami jalannya cerita. 

6. AMANAT
Amanat tidak langsung tertulis dalam cerita, tetapi dapat ditafsirkan dari percakapan tokoh, peristiwa yang menimpa tokoh, atau akibat yang terjadi pada tokoh dalam akhir cerita itu. Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang melalui ceritanya. Amanat yang terkandung dalam novel SPY in LOVE adalah gunakanlah ilmu  yang kamu miliki dengan baik dan janganlah digunakan untuk kejahatan. 

Komentar