Pengertian Teks Hikayat Lengkap Beserta Ciri dan Kebahasaannya
Kali ini kta akan belajar tentang teks hikyat. Apakah kalian tahu apa itu teks hikayat? Sebenarnya apa tujuan kita mempelajari teks hikayat? Untuk lebih mengetahui apa itu teks hikayat mari kita simak peenjelasan berikut ini.
Perlu diketahui bahwa dalam teks hikayat kita mempelajari pengertian atau definisi dari teks hikayat. Oh iya apakah kalian juga tahu karakteristik teks hikayat dan cerita rakyat? Apa si perbedaan teks hikayat dan cerita rakyat? Dan nilai-nilai apa sajakah yang terkandung dalam teks hikayat dan cerita rakyat?
Pengertian Teks Hikayat
Hikayat adalah karya sastra lama Melayu berbentuk prosa yang berisi
cerita, undang-undang dan silsilah bersifat rekaan, keagamaan, historis,
biografis, atau gabungan sifat-sifat itu, dibaca untuk pelipur lara, pembangkit
semangat juang, atau sekedar untuk meramaikan pesta (KBBI).
Sedangkan
menurut Dick Hartko dan . Rahmanto (1985-59), bahwa hikayat adalah jenis prosa,
cerita Melayu Lama yang mengisahkan kebesaran daan kepahlawanan orang-orang
suci di sekitar istana dengan segala kesaktian, keanehan, dan mirip cerita
sejarah atau membentuk riwayat idup.
Ciri-Ciri Umum Hikayat
Ciri-ciri umum hikayat yaitu sebagai berikut:
a.
Ada kemustahilan/
keajaibaan: ada peristiwa ajaib yang tidak mungkin terjadi di alam nyata.
b.
Ada kesaktian
tokoh: tokoh-tokohnya yang memiliki kesaktian atau kekuatan gaib.
c.
Istanasentris:
pusat/ objek ceritanya adalah istana atau kerajaan dan orang-orang dikalangan
istana/ kerajaan tersebut.
d.
Kadang-kadang
cerita/ alurnya berbingkai: ada cerita lain yang diceritakan oleh salah satu
tokohnya, atau ada cerita dalam cerita.
e.
Sudut pandang
penceritaan yang digunakan ialah sudut pandang orang ketiga.
f.
Anonim: tidak ada
pengarangnya, diceritakan turun temurun dari generasi ke generasi.
Ciri Kebahsaan Teks Hikayat
a.
Menggunakan bahasa
yang kata-katanya arkais (kuno) yang tidak dipakai lagi di dalam percakapan
sekarang ini seperti:
serokan, merawa, patik.
b.
Menggunakan konjungsi
yang arkai diawal kalimat.
c.
Sering menggunakan
partikel pun-lah.
d.
Sering terdapat
kalimat inversi, yaitu kalimat susun terbalik (P mendahului S).
e.
Majas (gaya bahasa)
yang biasa dipakai antara lain personifikasi, simile, hiperbola dan metafora.
Perbedaan Hikayat Dengan Cerita Rakyat
Perbedaan
hikayat dengan cerita rakyat yaitu berikut ini:
|
Hikayat |
Cerita rakyat |
|
a.
Menceritakan
tokoh di suatu kerajaan atau istana (istana sentris). |
a.
Menceritakan
suatu kejadian dalam kehidupan masyarakat biasa. |
|
b.
Alur
ceritanya rumit dan sulit dipahami, kadang berbingkai (ada cerita dalam
cerita). |
b.
Alur
ceritanya sederhana dan mudah dipahami, pada umumnya tidak berbingkai. |
|
c.
Cerita
banyak berlatar agama Islam. |
c. Ceritanya berlatar budaya setempat. |
|
d.
Tokoh
manusia yang nama-namanya sering dipengaruhi
oleh nama Arab seperti hikayat Abu Nawas, Abdullah, dsb. |
d.Tokohnya bisa manusia, hewan, tumbuhan, atau makhluk
gaib. |
|
e.
Menggunakan
struktur kalimat (sintaksis) dan bentukan kata (morfologi) arkais yang susah
dimengerti. |
e.Menggunakan struktur kalimat (sintaksis) dan bentukan
kata (morfologi) yang masih lazim dipakai dan mudah dimengerti. |
|
f.
Menggunakan
kata-kata kuno (kata arkais) yang sudah tidak/ jarang dipakai lagi dan susah
dimengerti artinya. |
f. Menggunakan kata-kata umum yang sering dipakai dan
mudah dimengerti artinya. |
Itulah pengertian dan karakteristik atau definisi teks hikayat perbedaan teks hikayat dan cerita rakyat, kebahasan teks hikayat dan ciri umum teks hikayat. Semoga materi di ats dapat bermanfaat. Terima kasih sudah membaca.
Komentar
Posting Komentar