Pengertian dan Ciri-Ciri Puisi Rakyat
Pengertian Puisi Rakyat
Dikutip dari
Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng dan lain-lain (2007) karya James
Danandjaja, puisi rakyat adalah kesusastraan rakyat yang sudah tertentu
bentuknya. Biasanya terdiri atas beberapa deret paragraf, ada yang berdasarkan
mantra, panjang pendek suku kata, lemah tekanan suara atau hanya berdasarkan
irama.
Ciri-ciri puisi rakyat
Secara
umum ciri utama puisi rakyat adalah sebagai berikut:
a. Tidak diketahui siapa pengarangnya karena merupakan hasil
turun-temurun dan biasanya disampaikan dari mulut ke mulut.
b. Terikat oleh aturan-aturan seperti jumlah kata dalam tiap
baris, jumlah baris dalam tiap bait, juga pengulangan kata yang bisa di awal
maupun di akhir sajak.
c. Selain
itu, puisi rakyat cenderung menggunakan bahasa yang menarik namun tetap mudah
dipahami dan mengandung nilai-nilai budi pekerti yang tinggi.
Namun,
secara bentuk ciri-cirinya
sendiri tergantung dari jenis puisi rakyat yang dimaksud. Berikut ciri-ciri
puisi rakyat berdasarkan jenisnya yaitu:
a.
Ciri
Gurindam
Gurindam adalah
puisi lama (Melayu) yang menurut Tim Kemdikbud (2017, hlm. 172) memiliki ciri
sebagai berikut:
Ø Terdiri
atas dua baris dalam sebait.
Ø Tiap
baris memiliki jumlah kata sekitar 10-14 kata.
Ø Setiap
baris memiliki rima sama atau bersajak A-A, B-B, C-C, dan seterusnya.
Ø Merupakan
satu kesatuan yang utuh.
Ø Baris
pertama berisi soal, masalah, atau perjanjian.
Ø Baris
kedua berisi jawaban, akibat dari masalah atau perjanjian pada baris pertama.
(isi atau maksud gurindam terdapat pada baris kedua).
Ø Isi
gurindam biasanya berupa nasihat, filosofi hidup atau kata-kata mutiara.
b.
Ciri
Pantun
Pantun adalah
puisi rakyat yang menghibur pemirsa dengan permainan bunyi bahasa, menyindir
(menegur bahwa sesuatu itu kurang baik) secara tidak langsung atau memberi nasihat secara
langsung, ciri-ciri sebagai
berikut.
Ø Tiap
bait terdiri atas empat baris (larik).
Ø Setiap
baris terdiri dari 8 hingga 12 suku kata.
Ø Rima
akhir setiap baris adalah a-b-a-b.
Ø Baris
pertama dan kedua merupakan sampiran.
Ø Sementara
itu, baris ketiga dan keempat merupakan isi.
c.
Ciri
Syair
Syair merupakan
puisi lama yang berasal dari Persia yang
dibawa ke Nusantara sejalan dengan masuknya islam ke sini. Ciri-ciri syair
adalah sebagai berikut:
Ø Setiap
bait terdiri dari empat baris.
Ø Tiap
baris terdiri atas 8-14 suku kata.
Ø Bersajak
a-a-a-a.
Ø Semua
baris adalah isi.
Ø Bahasa
yang digunakan biasanya berupa kiasan.
Komentar
Posting Komentar