Dukungan sarana prasarana dan tuntutan penilaian apabila suatu pembelajaran menerapkan metode Tata Bahasa Terjemah dan metode Kompromi
Dari segi dukungan sarana prasarana dan tuntutan penilaian apabila suatu pembelajaran menerapkan metode Tata Bahasa Terjemah dan metode Kompromi yaitu:
a. Sarana prasarana ada saat penggunaan metode Tata Bahasa
Terjemah dan metode Kompromi,
didukung oleh sarana dengan suasana kelas tenang dan nyaman karena metode ini
membutuhkan konsentrasi tinggi. Sehingga apabila suasana kelas gaduh, siswa
akan mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi. Sarana prasarana disesuaikan dengan
kebutuhan. Beberapa
fasilitas pendukung yang sekaligus berfungsi sebagai media antara lain LCD,
peralatan studi radio dan televisi, peralatan laboratorium pembelajaran mikro,
dan komputer.
b. Tuntutan penilaian dalam pengajaran dengan metode Tata
Bahasa Terjemah dan kompromi metode
ini menuntut penilaian untuk mengasah
pikiran sehingga peserta didik diharapkan mampu menkaji hal-hal yang terjadi
dengan berdasarkan peristiwa secara teratur. Metode kompromi tuntutan
penilaian dengan belajar
mengutarakan atau mendiskusikan tentang yang terdapat dilingkungan. Contoh kita
ambil sampul pada teknik pengajaran anak-anak (TK dan Sekolah Dasar) karena
menggunakan metode pengajaran yang ada disekitar. Memperkenalkan hal-hal
terdapat disekitar kita. Dilaksankan
melalui berbagai cara, yaitu tes tertulis (paper and pencil test), penilaian
hasil kerja siswa melalui kumpulan hasil kerja (karya) siswa (portofolio),
penilaian produk, penilaian proyek, dan penilaian unjuk kerja (performance)
siswa. pendemonstrasian
pengetahuan atau keterampilan, guru mendemonstrasikan keterampilan dengan benar
atau menyajikan informasi tahap demi tahap. Dengan tuntutan
penilaian,
guru merencanakan dan memberikan bimbingan awal. Pengecekan pemahaman dan pemberian
umpan balik, guru mengecek apakah siswa telah berhasil melakukan tugas dengan
baik dan memberikan umpan balik. Memberian kesempatan untuk
pelatihan lanjutan dan penerapan, guru mempersiapkan kesempatan melakukan
pelatihan lanjutan, denga perhatian khusus pada penerapan kepada situasi yang
lebih kompleks.
Komentar
Posting Komentar