01.01.2-T3-7. Koneksi Antar Materi - Manusia Indonesia dari Perspektif yang Beragam
01.01.2-T3-7. Koneksi Antar Materi - Manusia Indonesia dari Perspektif yang Beragam
Nama : Septiyana Dwi Rahayu (2401640001) Kelas : PPG Prajabatan PBSI A Gelombang 1 tahun 2024 01.01.2-T3-7. Koneksi Antar Materi - Manusia Indonesia dari Perspektif yang Beragam
Pada bagian topik 1 yaitu materi Filosofi Pendidikan Indonesia, Saya belajar tentang Pendidikan Indonesia dari dasar pemikiran Ki Hajar Dewantara. Dari materi tersebut saya menjadi tahu bahwa Ki Hajar Dewantar berperan penting terhadap pendidikan di Indonesia. Pada bagian topik 1 saya mengenal tentang sejarah perjalanan Indonesia yang sudah ada sejak zaman kolonial sampai saat ini, terdapat perbedaan kebijakan, kurikulum, dan pola Pendidikan. Ki Hajar Dewantara, mencetuskan beberapa konsep Pendidikan Tri Pusat Pendidikan yang antara satu dengan lainnya saling berkaitan yaitu pendidikan dalam keluarga, sekolah, dan masyarakat. Pada bagian topik 2 saya belajar mengenai pemikiran dari Ki Hajar Dewantara. Saya dikenalkan dengan beberapa ide pendidikan yang dicetuskan oleh Ki Hajar Dewantara, diantaranya budi pekerti, yaitu watak, atau karakter hasil dari bersatunya pikiran, perasaan, dan kemauan sehingga menimbulkan tenaga. Kemudian memperhatikan Kodrat Alam bahwa di Indonesia ada dua musim yaiut hujan dan kemarau serta bentangan alam mulai dari pesisir pantai hingga pegunungan memiliki keragaman. Memperhatikan kodrat zaman sebagai seorang guru dalam mendidik peserta didik yaitu dengan mengikuti perkembangan zaman dari peserta didik. Kemudian menerapkan sistem among, sistem ini memberikan kesempatan peserta didik untuk mandiri. Peserta didik didorong untuk berlatih disiplin, melalui pengalaman, pemahaman, dan upaya sendiri. Ki Hajar Dewantara juga menerapkan teori trikon yaitu kontinu artinya berkelanjutan, konsentris sesuai dengan nilai luhur, dan konvergen kualitasnya setara dengan pendidikan negara maju. Trilogi pendidikan yaitu ing ngarsa sung tuladha, madya mangun karsa, tutwuri handayani. Kemudian pembelajaran yang merdeka yaitu menghindari paksaan, perintah dan hukuman yang tidak sesuai dengan sistem pengasuhan dari budaya timur.
Pada bagian topik 3 saya mempelajari mengenai identitas manusia Indonesia. Nilai kemanusiaan khas Indonesia yaitu kebhinekaan, pancasila, dan religiusitas. Manusia Indonesia lahir, hidup, dan berkembang dalam nilai kebinekaan. Keragaman budaya yang berbeda lekat dengan masyarakat Indonesia. Kehidupan sosial, dan kekeluargaan dari masyrakat Indonesia adalah wujud dari kebiasaan dan perilaku masyarakat Indonesia. Manusia Indonesia sebagai manusia Pancasila, orang-orang Indonesia selalu menjunjung tinggi nilai-nilai pnancasila. Seperti bertanggung jawab, kerja sama, adil, dan musyawarah. Manusia sebagia manusia yang religius. Banyak agama yang ada di Indonesia adanya perbedaan agama di Indoenesia mempererat tolerasi. Identitas manusia Indonesia yang menjadi kerakter perlu dituangkan dalam dunia Pendidikan agar Pendidikan lebih maju lebih baik kedepannya. Pendidikan karakter bersumber dari penerapan nilai Pancasila yang benar. Sedangkan Pendidikan moral dan akhlak bersumber dari kebinekaan dan nilai religius. Hubungan antara bagian topik 1, 2, dan 3 yaitu pada topik 1 perjalanan pendidikan di Indonesia terus berganti seiring denagn perkembangan zaman. Pendidikan di Indonesia akan berubah-ubah peraturannya sesuai dengan perkembangan zaman. Ki Hajar Dewantara salah satu tokoh pendidikan yang membantu menyongsong pendidikan di Indonesia. Pemikirannya mengenai pendidikan pada bagian topik 2, menjelaskan bahwa sebagai pendidik perlu membimbing dan menuntun peserta didik sesuai dengan kodratnya. Dalam membimbing dan menuntun peserta didik seorang pendidik harus dapat mengetahui cara untuk mengenal karakteristik peserta didiknya. Hal ini dijelaskna pada bagian di topik 3 yaitu karakeristik peserta didik meliputi etnik, emosi, sosial, moral dan spiritual serta motorik. Itulah hubungan bagian topik 1, 2, dan 3.
Komentar
Posting Komentar