Aspek Kebahasaan Teks Prosedur
A.
Cara menemukan
informasi dalam teks Prosedur
Membaca
Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk menemukan
informasi penting, yakni membaca judul teks. Dengan membaca judul teks, pembaca
bisa mengetahui gambaran besar mengenai pembahasan dalam bacaan teks.
Memahami Isi Prosedur
Teknik yang kerap disebut
sebagai membaca memindai ini dapat melatih gerak mata untuk melihat, memperhatikan,
dan menemukan informasi bahan bacaan dalam waktu singkat. Di samping itu, skimming
juga dapat melatih keaktifan dan kecermatan pembaca untuk mengetahui apa yang
dicari. Kemudian menghubungkan apa yang dicari dengan apa yang sudah diketahui
sebelumnya. Sehingga akan terbentuk keterampilan berpikir logis, cermat, dan
sistematis dalam mencari informasi penting dalam penyelesaian masalah.
Mencatat Isi Pokok Bacaan dengan menemukan
informasi debrupa langkah-langkah dan lain-lain.
Mencatat isi pokok bacaan menjadi langkah terakhir
untuk menemukan informasi penting dalam teks. Langkah ini dapat dilakukan
dengan menggunakan teknik adiksimba yang merupakan singkatan dari apa, di mana,
kapan, siapa, mengapa, bagaimana.
C. Menganalisis Aspek Kebahasaan dalam Teks
Prosedur
Aspek kebahasaan pada teks prosedur perlu
mempertimbangkan sasaran pembaca agar masyarakat luas dapat dengan mudah
memahaminya. Aspek kebahasaan teks prosedur sebagai berikut.
1.
Menggunakan Kata Kerja
Imperatif / Kalimat imperatif Karena teks prosedur berisi tahapan, biasanya
pengungkapannya berupa kata kerja imperatif (perintah). Kata kerja imperatif
digunakan agar pembaca dapat mengetahui yang seharusnya dilakukan. Misalnya:
tutuplah, taruhlah, keringkan, bersihkan, dan lain-lain. Kalimat imperatif
adalah kalimat yang bertujuan untuk memerintah, menyuruh, meminta, atau
melarang. Kalimat imperatif yang umum digunakan dalam teks prosedur adalah
kalimat perintah biasa, ajakan, dan kalimat saran.
Berikut contoh kalimat
perintah dalam teks prosedur.
Pasangkan
bagian atas dan bawah perangkat hidroponik!
Buatlah lubang di tengah media dengan
kedalaman kurang lebih 2 mm!
Contoh kalimat larangan dalam teks prosedur.
a. Hindari menyentuh kabel saat alat dalam keadaan
menyala!
b. Jangan menggunakan air keran untuk membersihkan
alat tersebut!
Contoh kalimat saran dalam teks prosedur.
a. Jika ingin lebih segar, salad bisa disimpan dulu
di lemari pendingin.
b. Kamu bisa menambahkan gula sesuai selera.
2.
Menggunakan Istilah/Kata Teknis
Teks prosedur
berkaitan dengan bidang tertentu. Oleh karena itu, digunakan istilah/kata
teknis untuk menjelaskan bagian bidang tersebut.
3.
Menggunakan Konjungsi
Urutan Waktu
Teks prosedur
merupakan teks yang berisi urutan kegiatan dari awal sampai akhir. Konjungsi
(kata hubung) dalam teks prosedur. Contoh kata lalu, kemudian, setelah,
sebelumnya, dan sebagainya.
4.
Menggunakan Satuan
Ukuran
Dalam teks prosedur
biasanya diperinci hingga satuan yang pasti. Contoh kata sentimeter, meter,
satu gelas, dua sendok makan.
5.
Menggunakan Kata
Bilangan (Numeralia)
Dalam teks prosedur
kata bilangan digunakan untuk menyatakan urutan dalam langkah- langkah
pengerjaan. Misalnya: pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya.
Komentar
Posting Komentar