Mulai dari Diri - Topik 2; Al Islam dan Ilmu Penegtahuan

 

Mulai dari Diri - Topik 2

Mari memulai refleksi ini dengan i’tirāf (pengakuan) diri dengan sejujur-jujurnya atas apa yang telah lalu (anda sebagai peserta didik) dan apa yang akan datang (anda sebagai calon pendidik).

Pendidikan dalam konsepsi Islam menyasar pada pengembangan dan pembinaan semua potensi yang dimiliki oleh manusia untuk menunaikan tugasnya sebagai khalifah sekaligus ‘abdullah (hamba Allah) secara seimbang. Siapapun yang membaca modul ini adalah seorang khalifah sekaligus ‘abdullah. Sebagai khalifah, anda harus meraih ilmu dan pengetahuan melalui pendidikan yang baik dan berkualitas, agar setiap langkah anda sebagai khalifah di bumi ini berangkat dari ilmu pengetahuan. Sedangkan sebagai hamba yang patuh dan taat kepada Allah Swt, anda harus menjalankan setiap perintah ibadah berbekal dengan ilmu, demikian juga ketika menjauhi segala larangan-Nya didasari dengan ilmu. Maka, apakah anda sebagai peserta didik sejauh ini sudah memposisikan diri sebagai khalifah sekaligus ‘abdullah yang taat? Apakah ilmu pengetahuan (dan teknologi) yang anda dapatkan dari pendidikan telah mengarahkan anda menjadi khalifah dan ‘abdullah yang taat kepada Tuhan?

Kemudian sebagai calon pendidik, apa saja yang perlu dilakukan agar menjadi pribadi yang siap menjadi pendidik? Di mana ketika anda menjadi pendidikan, maka anda sedang menjadi khalifah yang bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pendidikan, sekaligus sedang menjadi ‘abdullah yang taat yang mengarahkan peserta didik menuju ketaatan kepada Allah Swt. Demikianlah tujuan pendidikan menurut Islam. Maka jawab apa saja yang perlu anda lakukan? Dan apa yang akan terjadi sekiranya anda tidak melakukan hal-hal yang seharusnya sebagai calon pendidik?


Jawab:

Saya sebagai peserta didik sejauh ini sudah memposisikan diri sebagai khalifah sekaligus Abdullah yang taat karena ilmu pengetahuan (dan teknologi) yang Saya dapatkan dari pendidikan telah mengarahkan Saya menjadi khalifah dan Abdullah yang taat kepada Tuhan.  Sebagai 'abdullah, yakni hamba Allah yang harus tunduk dan taat terhadap segala aturan dan KehendakNya serta mengabdi hanya kepadaNya dan sebagai khalifah Allah di muka bumi, yang meliputi pelaksanaan tugas kekhalifahan terhadap diri sendiri, dan memelihara bumi atau menjaga lingkungan agar menjadi tempat tinggal yang aman. selama mengajarkan perlunya menjaga keberlanjutan alam semesta dan memelihara keindahan ciptaan Allah SWT. Sebagai calon pendidik, yang perlu dilakukan agar menjadi pribadi yang siap menjadi pendidik yaitu :

1. Bimbing peserta didik untuk belajar dengan gaya peserta didik

Setiap peserta didik memiliki gaya atau cara belajar yang berbeda-beda. Bimbinglah mereka untuk belajar sesuai dengan apa yang mereka senangi, sehingga kegiatan belajar pun akan sangat menyenangkan.

2. Tularkan emosi positif dan sikap optimis

Bagaimanapun suasana hati Saya sedih, gelisah, bimbang dan lain-lain, janganlah sampai diungkapkan kepada peserta didik, karena hal itu dapat mempengaruhi emosi dan sikap peserta didik ketika mengikuti kegitan belajar mengajar yang Saya lakukan.

3. Lakukan komunikasi

Berkomunikasi dengan peserta didik, ketika Saya menyampaikan materi (pembelajaran yang berpusat pada peserta didik). Dengan mengajak peserta didik berkomunikasi dan berdialog, suasana kelas akan semakin aktif, bersemangat dan menyenangkan. Sehingga, waktu belajar pun tidak akan terasa lama.

Yang akan terjadi sekiranya Saya tidak melakukan hal-hal yang seharusnya sebagai calon pendidik yaitu maka pembelajaran akan kurang efektif dan tujuan belajar tidak dapat tercapai dengan maksimal. Selain itu kebosanan siswa juga akan timbul dalam proses pembelajaran.

Komentar