Ruang Kolaborasi - Topik 1; ISLAM DAN ILMU PENGETAHUAN
TUGAS RUANG KOLABORASI TOPIK 1 – ISLAM DAN ILMU PENGETAHUAN
Buat kelompok yang beranggotakan 3 mahasiswa. Dalam kelompok, Mahasiswa mendata peristiwa terkait relasi agama dan ilmu pengetahuan yang tercatat dalam sejarah perkembangan ilmu pengetahuan dan peradaban manusia, baik dalam lingkup agama Islam maupun agama lainnya di Dunia Barat. Relasi tersebut dapat berupa peristiwa yang menggambarkan pola konflik, dialog, independensi, maupun integrasi. Tugas berupa narasi jawaban, silahkan masing-masing mahasiswa mengupload ke dalam Unggah Tugas Ruang Kolaborasi. Salah satu contoh peristiwa terkait relasi antara agama dan ilmu pengetahuan adalah Zaman Keemasan Islam (Abad ke-8 hingga ke-14 M). Pada periode ini, dunia Islam membuat kemajuan signifikan dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. Contohnya, ilmuwan Muslim seperti Al-Razi (Rhazes) yang merupakan ahli kimia dan dokter. Penolakan al-Razi terhadap kenabian adalah misteri terbesar yang terus mengundang keingintahuan banyak peneliti. Diakui oleh para peneliti Al-Razi sebelumnya, hal ini menjadi kerumitan tersendiri dikarenakan langkanya sumber yang dapat menunjukkan pernyataan al-Razi secara langsung, kecuali bersumber dari kutipan karyakaryanya yang disebutkan di dalam karya-karya lawan pemikirannya yang tidak menutup kemungkinan adanya interpretasi yang bias (Stroumsa 2013, xi-xvi). Hal ini juga yang menjadikan nama al-Razi dalam sejarah filsafat Islam abad pertengahan lebih tersohor sebagai “al-mulḥid” ketimbang sebagai ilmuwan pembawa pencerahan. Selain itu, Kekaisaran Abbasiyah mendirikan Bait al-Hikmah (Rumah Kebijaksanaan) di Bagdad, yang menjadi pusat penelitian dan terjemahan. Di sini, karya-karya klasik Yunani dan Romawi, serta India dan Persia, diterjemahkan ke dalam bahasa Arab, memfasilitasi transfer pengetahuan lintas budaya. Selain gerakan penerjemahan, kemajuan ilmu dan peradaban Era Abbasiyah juga ditandai dengan berkembangnya ilmu-ilmu keislaman, ilmu sosial dan sains.Di bidang ilmu-ilmu agama, Era Abbasiyah mencatat dimulainya sistematisasi beberapa cabang keilmuan seperti Tafsir, Hadits dan Fiqh.Khususnya sejak tahun 143 H, para ulama mulai menyusun buku dalam bentuknya yang sisitematis baik di bidang ilmu Tafsir, Hadits maupun Fiqih. Di Dunia Barat, Renaissance (Abad ke-14 hingga ke-17 M) adalah periode signifikan di mana kembali ke warisan klasik Yunani dan Romawi memainkan peran penting. Pemikiran ilmiah dan keberanian untuk menantang pandangan tradisional diperlihatkan oleh tokoh-tokoh seperti Galileo Galilei dan Nicolaus Copernicus dalam bidang astronomi. Walaupun ada ketegangan dengan otoritas gereja, perkembangan ilmu pengetahuan terus berlanjut. Namun, penting untuk dicatat bahwa hubungan antara agama dan ilmu pengetahuan tidak selalu harmonis. Ada momen ketegangan dan konflik, seperti kasus Galileo yang diadili oleh Inquisisi Romawi karena memegahkan teori heliosentris yang bertentangan dengan pandangan bumi sebagai pusat alam semesta yang dipegang oleh Gereja Katolik. Perkembangan ilmu pengetahuan di negara Islam mempengaruhi perkembangan pemikiran di Barat yang telah lama hidup dalam pengaruh kekuasaan gereja. Sifat ilmu pada zaman pertengahan (abad 13-15, setelah pengaruh peradaban islam) ini didasarkan atas penalaran dan keimanan. Misalnya Thomas Aquinas pada abad 13 memadukan sistem alam Aristoteles yang komprehensif dengan teologi daan etika Kristen. Pemikiraan yang muncul tersebut, mengakhiri masa gelap di barat, dan lahirlah masa “renaissance”, merupakan tonggak lahirnya zaman modern. Renaissance juga disebut zaman “pencerahan”. Selain lahirnya ilmu pengetahuan modern, zaman tersebut juga ditandai dengan adanya reformasi gereja yang memunculkan ajaran protestan. Proses selanjutnya pada abad 19 adalah terbangunnya landasan konsep demokrasi. Meskipun ada pertentangan di beberapa periode, seiring berjalannya waktu, banyak masyarakat dan pemikir telah mencapai pemahaman yang lebih seimbang antara agama dan ilmu pengetahuan, memandang keduanya sebagai aspek yang berbeda namun saling melengkapi dalam pencarian pengetahuan dan pemahaman dunia.
Komentar
Posting Komentar