Elaborasi Pemahaman Topik 2; Al Islam dan Ilmu Pengetahuan
Elaborasi Pemahaman Topik 2
Nama : Septiyana Dwi Rahayu NIM : 2401640001 (PPG PBSI A Gelombang 1 tahun 2024) Elaborasi Pemahaman - Topik 2 Setelah Anda mempelajari materi dan aktivitas pada Ruang Kolaborasi serta Demonstrasi Kontekstual, silakan anda jawab pertanyaan di bawah ini.
1. Sebagaimana telah dijelaskan pada sub eksplorasi konsep, ada tiga aspek yang dapat dikembangkan dalam tujuan pendidikan yaitu aspek hablum minallah, aspek hablum minannas, dan aspek harmoni keduanya. Analisis faktor-faktor yang kerap menghambat atau mempengaruhi ketercapaian tujuan pendidikan jika dikaitkan dengan tiga aspek tersebut!
Jawab:
Faktor-faktor yang kerap menghambat atau mempengaruhi ketercapaian tujuan pendidikan jika dikaitkan dengan aspek hablum minallah, aspek hablum minannas, dan aspek harmoni keduanya yaitu: a. Faktor Penghambat Hablum Minallah Hablum Minallah merupakan ibadah hubungan antara manusia dengan sang pencipta yaitu Allah swt. Beberapa Aspek yang menghambat Hablum Minallah yaitu: 1) Melanggar Perintah Tuhan (Syariat islam) Syariat merupakan seluruh hokum yang sudah menjadi ketetapan Allah S.W.T serta menjadi kewajiban bagi hamba-hamba Nya. Seperti ibadah Mahdah yaitu menjalankan perintah Sholat, zakat, puasa dan haji bagi yang mampu. Salah satu aspek yang menghabat yaitu ketika melnggar perintah Allah dengan tidak melaksanakan Sholat, puasa, zakat ataupun Haji. 2) Menuruti Hawa Nafsu Hawa nafsu merupakan salah satu hasrat atau keinginan untuk memnuhikesenangan terhadap sesuatu objek demi pemenuhan emosi atau nafsu. Maka dari itu ketika orang sudah terbawa hawa nafsu maka seringkali melupakan atau lupa sesaat terhadap perintah Allah S.W.T. Maka untuk meredakan hawa nafsu Allah Memerintahkan untuk melaksanakan ibadah puasa sebagai salah satu untuk mengontrol hawa nafsu b. Faktor Penghambat Hablum Minnas Hablum Minanas merupakan salah satu ibadah yang kaitanya dan hubungannya manusia dengan sesama manuisa yang lainnya. Beberapa aspek yang menhambat hablum minanas adalah: 1) Utang piutang Utang piutang adalah salah satu interaksi yang terjadi antar manusia. Tujuan orang berhutang pun macam-macam, mulai dari untuk memenuhi kebutuhan, modal usaha samapai hal-hal yang lain. Dalam ilmu akuntansi, utang sering disebut dengan kewajiban. Oleh karena itu, sesuai dengan namanya, utang wajib dibayar atau dilunasi. 2) Ghibah dan Fitnah. Membicarakan aib atau keburukan orang lain, kalau benar namanya ghinah, kalau salah namanya fitnah. 3) Dengki Dengki merupakan orang yang hatinya dipenuhi rasa iri, susah melihat orang lain senang tapi senang jika melihat orang lain susah. c. Faktor harmoni keduanya 1) Melanggar Perintah Tuhan (Syariat islam) Syariat merupakan seluruh hokum yang sudah menjadi ketetapan Allah S.W.T serta menjadi kewajiban bagi hamba-hamba Nya. Seperti ibadah Mahdah yaitu menjalankan perintah Sholat, zakat, puasa dan haji bagi yang mampu. Salah satu aspek yang menghabat yaitu ketika melnggar perintah Allah dengan tidak melaksanakan Sholat, puasa, zakat ataupun Haji. 2) Menuruti Hawa Nafsu Hawa nafsu merupakan salah satu hasrat atau keinginan untuk memnuhikesenangan terhadap sesuatu objek demi pemenuhan emosi atau nafsu. Maka dari itu ketika orang sudah terbawa hawa nafsu maka seringkali melupakan atau lupa sesaat terhadap perintah Allah S.W.T. Maka untuk meredakan hawa nafsu Allah Memerintahkan untuk melaksanakan ibadah puasa sebagai salah satu untuk mengontrol hawa nafsu 4) Utang piutang Utang piutang adalah salah satu interaksi yang terjadi antar manusia. Tujuan orang berhutang pun macam-macam, mulai dari untuk memenuhi kebutuhan, modal usaha samapai hal-hal yang lain. Dalam ilmu akuntansi, utang sering disebut dengan kewajiban. Oleh karena itu, sesuai dengan namanya, utang wajib dibayar atau dilunasi. 5) Ghibah dan Fitnah. Membicarakan aib atau keburukan orang lain, kalau benar namanya ghinah, kalau salah namanya fitnah. 6) Dengki Orang yang hatinya dipenuhi rasa iri, susah melihat orang lain senang tapi senang jika melihat orang lain susah.
2. Media pendidikan dalam konsepsi Islam adalah media yang dimanfaatkan untuk mencapai tujuan pendidikan. Pada dewasa ini, teknologi telah berkembang sangat pesat dan siapapun dapat memanfaatkan serta mengakses teknologi dengan sangat mudah. Jika seorang guru ingin menerapkan media pendidikan berwawasan tauhid, uraikan apa saja media pendidikan dari pengembangan teknologi yang dapat digunakan secara kreatif?
Jawab:
Dalil dalam Al Qur'an pada Surat Al-Baqarah (2) Ayat 31 yang berbunyi: Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada Para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang benar orang-orang yang benar! Dari ayat tersebut menggambarkan bahwa Allah SWT mengajarkan kepada Nabi Adam nama-nama benda seluruhnya yang ada di bumi, kemudian Allah SWT memerintahkan kepada malaikat untuk menyebutkannya, yang sebenarnya belum diketahui oleh para malaikat. Benda-benda yang disebutkan oleh Nabi Adam a.s. diperintahkan oleh Allah SWT tentunya telah diberikan gambaran bentuknya oleh Allah SWT. Dalam hadits terdapat beberapa yang digunakan untuk menandakan adanya penggunaan media dalam pembelajaran, seperti gambar, kerikil, dan jari tangan. Dari beberapa penjelasan mengenai isi kandungan hadits-hadits di atas, dikisahkan. tentang Rasulullah SAW menggunakan gambar, jari tangan dan kerikil sebagai penjelas dalam menyampaikan ajarannya kepada para sahabat-sahabatnya. Hal ini berarti Rasulullah SAW menggunakan sarana-sarana tersebut untuk memberi gambaran perumpamaan dan mempermudah dalam menyampaikan isi materi yang diajarkannya. Jika manusia korelasikan dengan dunia pendidikan, hadits-hadits tersebut berkaitan dengan salah satu komponen dalam dunia pendidikan yakni media pendidikan. Dari uraian tersebut jelaslah bahwa media telah digunakan pada pelaksanaan sistem pendidikan Islam. Jika seorang guru ingin menerapkan media pendidikan berwawasan tauhid, media pendidikan dari pengembangan teknologi yang dapat digunakan secara kreatif yaitu: a. Virtual Reality (VR) Virtual reality adalah sebuah teknologi yang memungkinkan seseorang untuk merasa seolah-olah melihat secara langsung, bahkan terlibat langsung secara fisik dalam suatu aktivitas dengan bantuan komputer dan sejumlah peralatan tertentu. Gambar yang ditampilkan dengan teknologi virtual reality ini berbentuk tiga dimensi sehingga terlihat lebih nyata. b. Augmented Reality (AR) Augmented reality (AR) adalah sebuah teknologi yang merupakan gabungan dari benda maya dua atau tiga dimensi dengan lingkungan nyata. Media pembelajaran ini memungkinkan untuk memungkinkan guru untuk memvisualisasikan konsep yang abstrak secara real time. c. Multimedia Interaktif Multimedia interaktif adalah media pembelajaran yang mengkombinasikan berbagai media, seperti teks, gambar, suara, animasi, video, dan lainnya untuk menyampaikan pesan pembelajaran. Adapun contoh penggunaan jenis media pembelajaran berbasis teknologi ini adalah berbagai aplikasi belajar, seperti Microsoft Power Point, Canva, Powtoon, Google Classroom, dan Quipper. d. Digital Video dan Animasi Jenis media pembelajaran berbasis teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh guru berikutnya adalah digital video dan animasi. Media pembelajaran seperti ini dinilai lebih efektif dan menarik bagi siswa dibandingkan hanya menggunakan buku teks saja.
3. Uraikan media pendidikan yang dapat dimanfaatkan dari lingkungan keluarga peserta didik, di mana media tersebut juga dapat dikaitkan dengan permasalahan relasi anak dan orang tua!
Jawab:
Media pendidikan yang dapat dimanfaatkan dari lingkungan keluarga peserta didik, di mana media tersebut juga dapat dikaitkan dengan permasalahan relasi anak dan orang tua yaitu Menurut Langeveld (1971) pendidikan adalah setiap usaha, bantuan, pengaruh, sarana dan perlindungan yang diberikan kepada anak yang bertujuan untuk membekali anak pada masa yang akan datang untuk menjalani tugas hidup baik bermasyarakat dan bersosial. Setiap pendidikan dimulai dengan tahapan dan proses memberikan pengaruh dan bantuan serta perlindungan. Yang paling pertama memberikannya adalah keluarga. Untuk bisa melaksanakan pendidikan keluarga diperlukan alat atau media pendidikan. Media pendidikan memiliki tiga peranan, yaitu peran sebagai penarik perhatian (intentional role), peran komunikasi (communication role), peran ingatan/penyimpanan (retention role). Sebagai penyalur pesan dalam proses pembelajaran, dapat menarik perhatian siswa, dan dapat menyampaikan pesan yang ingin disampaikan dalam setiap mata pelajaran merupakan peranan lain dari media pendidikan. Media pendidikan yang kreatif, inovatif dan variatif yang digunakan oleh orang tua sebagai pendidik dapat menciptakan suasana belajar yang menarik sehingga pembelajaran dapat berlangsung dengan mengoptimalkan proses dan berorientasi pada prestasi belajar. Macam-macam media pendidikan yang dapat diterapkan di lingkungan keluarga adalah pembiasaan, pengawasan, perintah, larangan, keteladanan, hukuman, ganjaran, hadiah, atau pujian. Dalam melaksanakan tugasnya sebagai pendidik, orang tua harus dilandasi oleh langkah-langkah yang bersumber dari ajaran agama, hal ini sebagaimana firman Allah S.W.T. dalam Surat An-Nahl Ayat 44 yang menyatakan bahwa diturunkannya Al- quran agar kamu menerangkan pada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkannya. Demikian pula dalam masalah penerapan media pendidikan, pendidik harus memperhatikan perkembangan jiwa keagamaan anak didik, karena faktor inilah yang justru menjadi sasaran media pendidikan. Tanpa memperhatikan serta memahami perkembangan jiwa anak atau tingkat daya pikir anak didik, orang tua akan sulit diharapkan untuk dapat mencapai sukses.
Komentar
Posting Komentar